TRAVELLING




Kesampaian juga menyusuri jalur Pantura via Kudus, Pati, Tuban menuju Surabaya. Alhamdulillah ya kalian gak rewel. Yg lebih jauh ke Bali pun, atau ke Sumatera jg kalian kuat. Harap maklum ya, bapak emak kalian ini tukang jalan semua. Rasanya gak betah kalau hanya berdiam dirumah. Begitu dikaruniai kendaraan pribadi, kemanapun kita jabanin. Tinggal packing2 koper, cemplungin kalian kedalam mobil kalau kalian masih ngantuk, cuuss berangkat.

Niat kami pun sampai saat ini hanya satu. Mencoba mengenalkan arti perjalanan. Karena dalam perjalanan itu sebenarnya karakter seseorang diuji. Bagaimana dia menyikapi perubahan rencana yg tidak direncanakan, bagaimana seseorang mengendalikan emosi dan bersabar pada saat tersesat, bagaimana seseorang beradaptasi dgn daerah baru, orang baru dsb. Kami jg ingin memperlihatkan betapa beragamnya bangsa kita Indonesia ini. Kalian bisa merasakan macetnya jalanan kota-kota besar, pun juga bisa melihat jarak antar rumah yg lebar & lengang di pelosok Sumatera. Junjungan kita Rasulullah SAW pun melakukan hijrah dalam rangka perubahan. 

Tapi sebenarnya kalian enjoy gak sih dlm travelling ini? Atau karena sebagai anak maka mau gak mau, kalian harus menuruti kemauan kami, obsesi kami? Atau kalian pasrah saja disaat kami ajak berjalan jauh hanya untuk sekedar makan Pecel Madiun?

Semakin bertambahnya usia kalian, kami coba utk terus memperbaiki komunikasi. Pada saat perjalanan, kami coba jelaskan apa saja tujuan kita, apa yg bisa kita dapat disana dsb. Termasuk pd saat ziarah makam wali, papa jg jelaskan siapa yg kita kunjungi, apa perannya buat agama Islam dll. Dalam perjalanan itu pun kami coba tunjukkan pemandangan apa saja yg kita lalui, baik itu gunung maupun pantai. 
Berbagai permainan pun kami sediakan supaya kalian tidak bosan di perjalanan. Dari permainan digital (ipad.red), permainan tebak nama binatang, tebak kata dsb. Dan kalian sudah hafal, kalau kita menginap di hotel itu saatnya swimming time!

Ya, sejauh ini kalian masih enjoy travelling. Komunikasi yg penting. Kami sbg orangtua pun harus mengerti disaat kalian tidak suka atau kurang nyaman. Yg penting saling bicara.

Papa juga masih terus belajar berbicara dgn kalian. Karena papa masih belum siap, disaat kelak nanti kalian bertanya, "dimana Allah berada?"

* tulisan bulan Desember 2016

Comments

Popular Posts