Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Mesin?





Awal ketertarikan saya kepada bidang teknik mesin adalah saat melihat salah satu artikel di Jawa Pos yang memberitakan kapal selam mini buatan mahasiswa teknik mesin ITS. Dari situ, saya baru tahu bahwa mahasiswa teknik mesin pun bisa membuat mesin. Jadi, tidak selamanya berurusan dengan mesin motor, mobil, otomotif atau kegiatan perbengkelan seperti pandangan orang awam pada umumnya. Saya yakin cakupan materi kuliah pasti lebih dari itu. Dan ternyata benar.

Cakupan ilmu di teknik mesin cukup luas. Secara garis besar, terbagi menjadi 4 (empat) bidang keahlian, yakni konversi energi, konstruksi & perancangan, teknik produksi, dan material.

Ambil contoh turbin uap.

Dari segi konversi energi, maka kita akan pelajari bagaimana uap air diekspansi di dalam turbin dan dikonversi menjadi tenaga. Perhitungan daya, enthalpi, efisiensi termasuk di sini dengan memasukkan parameter-parameter seperti temperatur (T), tekanan (P), laju aliran massa/flow rate dsb. Subjek kuliah yang termasuk bidang konversi energi meliputi termodinamika, mekanika fluida, perpindahan panas (heat transfer), sistem pembakaran (combustion), dll.

Dari segi konstruksi, maka kita akan pelajari segala bentuk perancangan turbin ini. Dari mulai komponen sudu turbin, diafragma, casing turbin sampai dengan perangkat-perangkat seperti bearing, mur, baut, dsb. Termasuk juga perhitungan stress analysis menggunakan metode Finite Element untuk mengetahui distribusi tegangan pada sudu turbin. Perhitungan ini akan dipengaruhi oleh model geometri turbin berikut kondisi operasinya. Subjek kuliah yang termasuk bidang konstruksi antara lain Mekanika Teknik, Statika, Elemen Mesin (perancangan roda gigi termasuk disini), Gambar Teknik, dsb.

Dari segi produksi, maka kita akan pelajari segala teknik produksi yang dilakukan pada tiap-tiap komponen tersebut. Teknik produksi meliputi proses bubut, freis, milling, cutting, proses machining sampai dengan proses CNC (Computer Numerical Control). Termasuk juga proses pengukuran dimensi komponen yang memperhitungkan toleransi tinggi, sistem produksi berikut perhitungan biaya/ongkos produksi.

Dari segi material kita akan pelajari struktur mikro yang terkandung dalam sudu turbin. Misalnya, rotor dan sudu turbin biasanya terbuat dari material berkekuatan tinggi seperti Baja CrMoV dan baja 13% Cr. Selain itu, kita juga akan pelajari mode-mode kegagalan material seperti creep (mulur), fatigue, stress corrosion cracking, wearing, scaling, corrosion, dsb. Selain mode kegagalan kita juga akan pelajari teknik-teknik untuk mendeteksi adanya kegagalan tersebut, salah satunya dengan metode Non Destructive Test (NDT). NDT terdiri dari ultrasonic testing (UT), hardness test, dimensional checking, magnetic particle inspection (MPI), dsb.

Dari penjelasan di atas terlihat bahwa untuk membuat satu objek yakni turbin uap dibutuhkan cabang-cabang ilmu teknik mesin yang kompleks dan saling melengkapi sehingga boleh dikatakan engineer teknik mesin akan memiliki banyak ilmu yang tentu akan sangat bermanfaat dalam dunia industri. []


Ilustrasi via okezone.com


*) artikel pertama tayang di selasar dot com


link : https://www.selasar.com/answer/10732/Apa-kelebihan-kuliah-di-jurusan-Teknik-Mesin#

Comments

Popular Posts